Sindo Berita - Gaji PNS bakal disesuaikan dengan kinerja masing-masing, berlaku mulai tahun depan.
Pemkot Balikpapan kelimpungan menyiasati krisis anggaran. Seluruh anggaran dinas dipangkas. Tetapi, anggaran rumah jabatan Walikota tetap gendut. Bahkan, tahun depan pemkot akan menerapkan gaji berbeda para PNS, dalihnya dihitung sesuai kinerja.
Saat ini Pemkot masih kekurangan anggaran sebesar Rp 41 miliar untuk menutupi pembayaran pelbagai macam kegiatan.
Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Sayid MN Fadli, memaparkan pihaknya memberlakukan pembayaran tunjangan-tunjangan aparatur negara berdasarkan kinerjanya masing-masing. Sehingga tahun 2017 jumlah gaji yang mereka terima berbeda-beda.
"Intinya tahun depan sesuai arahan dari pak wali, pembayaran tunjangan aparatur itu berdasarkan kinerja,” jelasnya.
Pihaknya juga mencoba mengukur kinerja berdasarkan kaidah yang sudah ada aturan mainnya. Pemkot masih menyusun kajian- itu untuk mengkaji berapa sebaiknya pegawai dibayar di luar gaji.
Baca berita terkait : PERKATAAN MENDIKBUD KELAK GURU AKAN LEBIH DAHULU MENJADI PENGHUNI NERAKA
Fadli menuturkan, tahun 2017 pemerintah kota siap dalam menerapkan sistem yang diadopsinya dari kota Bandung dan Surabaya. Yakni setiap para pegawai akan menerima upah berdasarkan tiga komponen: gaji, tunjangan statis, dan tunjangan dinamis.
"Jadi ke depan mereka terimanya berbeda-beda. Ada yang kecil ada juga yang besar. Berdasarkan kinerjanya, ya kalau kinerja mereka bagus ya tentunya yang ia dapatkan juga bagus," jelasnya.
Demikan Sindo Berita mengabarkan. informasi diatas dilansir dari http://www.klikpenajam.com