SINDO BERITA - Calon gubernur (cagub) DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku, selama menjadi Gubernur DKI, Provinsi DKI telah mendapatkan empat penghargaan.
Keempat penghargaan itu, adalah Anugerah Pangripta Nusantara 2016 Kategori Provinsi dengan Perencanaan Terbaik I, Provinsi dengan Perencanaan Inovatif, Penghargaan Pencapaian Indikator MDGs Terbaik I Tahun 2013 - 2015, dan Tingkat Pencapaian MDGs Terbaik I Tahun 2015.

Ahok sempat menerima sendiri trofi penghargaan yang disampaikan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada 11 Mei 2016 di Istana Negara.
Kendati telah mendapatkan empat penghargaan, ia selalu menekankan kepada pejabat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar tidak berorientasi untuk mendapatkan penghargaan dalam bekerja.
Justru ia meminta setiap aparatur pemerintah diminta bekerja meningkatkan kesejahteraan rakyat Jakarta dengan target yang bisa diukur.
"Saya bilang enggak usah pikirin penghargaan, tapi kerjanya pikirin. Pikirin orangnya (rakyat Jakarta yang menjadi sasaran pelayanan pemerintah)," kata Ahok Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, (22/12).
Target yang bisa diukur oleh rakyat lebih penting dari sekadar mendapatkan penghargaan. Adapun target itu adalah pencapaian tingkat pendidikan, ekonomi, dan kesehatan warga yang baik.
Selama ini, Ahok menilai arahannya telah membuat aparatur pemerintah bekerja dengan orientasi memenuhi target tersebut. Hasilnya, pada masa kepemimpinannya bersama wakilnya, Djarot Saiful Hidayat sejak November 2014, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) DKI Jakarta meningkat.
Hal itulah yang membuat Bappenas mengganjar Pemerintah Provinsi DKI dengan empat penghargaan. Pelaksanaan arahan yang sama, juga telah membuat DKI diganjar penghargaan di bidang pencapaian indeks ketenagakerjaan belum lama ini, saat ia sedang cuti dari jabatannya.
Baca berita terkait : INI TANGGAPAN HABIB RIZIEQ TERKAIT ANCAM4N LUHUT PANJAITAN
Ahok berjanji menekan aparatur pemerintah supaya bekerja dengan berorientasi kepada peningkatan kesejahteraan rakyat Jakarta jika ia terpilih menjadi gubernur DKI periode 2017-2022.
"Bila sekadar berorientasi kepada pencapaian penghargaan, panitia penyelenggara penghargaan bisa saja disuap supaya penghargaan diraih," ungkapnya. [
beritasatu]