SINDO BERITA - Setelah lama menunggu, sebanyak 3.850 guru dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) di Wonogiri akhirnya menerima tunjangan insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri, Selasa (27/12/2016). Namun data penerima tunjangan tersebut dinilai belum sesuai kondisi di lapangan. Untuk itu pemkab segera melakukan validasi data.
Penyerahan tunjangan insentif secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Wonogiri Joko Sutopo, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, kemarin siang.

Tunjangan diberikan kepada 2.094 orang GTT tingkat TK dan SD, 454 orang GTT tingkat SMP, 922 orang PTT tingkat TK dan SD serta 380 orang PTT tingkat SMP. Besaran insentif bervariasi. Untuk GTT sebesar Rp200.000 per bulan, PTT Rp150.000 per bulan.
Koordinator GTT/PTT Wonogiri, Tri Asmoro, menyambut positif adanya pemberian tunjangan insentif tersebut. “Sangat jelas kami puas adanya apresiasi dari Pemkab Wonogiri untuk memberikan legalitas kepada GTT dan PTT yang sudah bertahun-tahun mengabdi, yaitu dengan lahirnya Perda No. 22/2016 tentang Penyelenggaraan Pendidikan,” ujar Tri Asmoro.
Namun begitu, Tri tetap berharap validasi data GTT/PTT di Wonogiri segera dilakukan agar pemberian tunjangan tersebut sesuai sasaran. Dia menilai untuk data pemberian insentif tahap pertama ini memang ada beberapa yang belum sesuai. “Ada puluhan GTT/PTT yang sudah tidak mengabdi tapi masih masuk data. Ada yang sudah pindah profesi, meninggal dunia ada pula yang masuk data PNS,” terangnya.
Baca berita terkait : MULAI JANUARI 2017, JABATAN FUNGSIONAL PNS TIDAK BERLAKU LAGI
Kepala Dinas Pendidikan Wonogiri, Siswanto menegaskan, proses validasi data akan dilakukan mulai Rabu (28/12). Data hasil validasi tersebut digunakan untuk proses pemberian insentif tahun berikutnya. “Untuk tahap ini bisa saja ada data yang belum benar. Ke depan akan ada evaluasi,” tegas dia.
Tunjangan insentif yang diberikan kali ini adalah untuk bulan November dan Desember. Namun selanjutnya, tunjangan akan diberikan setiap bulan. [
joglosemar]