SINDO BERITA - Terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama menganggap kursi yang dia duduki dalam persidangan layaknya singgsana.
Ini adalah kali ketiga Basuki duduk di kursi terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
"Tiap Selasa saya duduk di kursi itu, yang saya pikir ini singgasana," kata Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016).
Mantan Politikus Gerindra yang akrab disapa Ahok itu mengemukakan alasan kenapa dirinya menganggap kursi terdakwa sebagai singgsana.
Menurutnya ia tidak bersalah dalam kasus dugaan penistaan agama yang menjerat dirinya sejak awal Oktober lalu sejak memberikan sambutan di Kepulauan Seribu 27 September. Bahkan ia menyebut dirinya sebagai pahlawan demokrasi.
Baca berita terkait ; SEDIH...! AHOK: SAYA TIDAK MUNGKIN KEMBALI BERTUGAS JADI GUBERNUR
"Saya enggak salah kok. Ini mah saya anggap pahlawan demokrasi," sebut Ahok.
Ia justru sedih dan malu ketika ia duduk di kursi terdakwa dalam kasus korupsi.
"Saya akan sedih, malu kalo kita duduk karena korupsi," tutupnya. [
arah]