SINDO BERITA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini bertolak ke Ambon, Maluku, Rabu (8/2/2017). Jokowi hendak menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN), yang jatuh pada 9 Februari 2017.
Jokowi bertolak dari Landasan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 08.55 WIB, Rabu (8/2). Jokowi ditemani oleh Ibu Negara Iriana Jokowi.

Keberangkatan Jokowi diantar oleh Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana.
Turut mendampingi Presiden, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP, dan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Sebelum menghadiri HPN, Jokowi akan melakukan kunjungan kerja di Ambon.
Sebelumnya, menjelang HPN, Jokowi menghabiskan waktu untuk berolahraga bersama para wartawan Istana Kepresidenan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
"Dalam rangka Hari Pers Nasional, kita menginginkan pemerintah, saya beserta menteri-menteri terus menjalin persahabatan dengan media," kata Jokowi, Selasa (7/2).
"Kita berharap kerja sama persahabatan ini akan terus bisa kita jalin. Dan yang kedua, kita harap tim ini (Tim Kepresidenan) yang menang," tambah Jokowi. ..
Di Pilkada DKI 2017 mendatang, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diprediksi akan memang mudah. Masyarakat Jakarta percaya bahwa Ahok akan mampu membawa perubahan untuk DKI. “Sebanyak 49,5 persen rakyat akan memilih Ahok. Sementara itu, 34,5 persen masih cenderung tidak tahu dan tidak menjawab,” kata Peneliti Populi Center, Nona Evita dalam diskusi ‘Wajah Baru Idaman Warga Jakarta Di Pulgub DKI 2017’ di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (22/2/2016).
Meski 72,2 persen masyarakat belum puas dengan kinerja Pemropv DKI di bidang penanganan kemacetan dan pengendalian harga pokok (71,4 persen). Namun, masyarakat tetap menginginkan Ahok menjadi Gubernur. Sebanyak 65,8 persen masyarakat akan mendukung Ahok apabila maju sebagai calon gubernur melalui jalur independen. Masyarakat percaya mantan Bupati Belitung Timur itu membawa perubahan untuk DKI Jakarta.
Menurut survei Populi Center, Ahok dinilai masyarakat mampu menyelesaikan masalah di DKI Jakarta, seperti pembentukan pasukan orange, pelayanan rumah sakit, kelurahan, dan pendidikan. Semantara untuk kriteria calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, masyarakat DKI mengharapkan wakil gubernur yang tegas, bersih dari KKN, dan merakyat. Dari sejumlah nama, masyarakat masih memilih Djarot S. Hidayat yang paling cocok mendampingi Ahok.
“Masih banyak warga yang belum tahu siapa kandidat yang pantas untuk menjadi wakil gubernur DKI Jakarta,” kata Nona, dilansir laman Metrotvnews. Populi Center melakukan survei melalui wawancara tatap muka di enam wilayah di DKI Jakarta. Survei dilakukan mulai tanggal 13 hingga 17 Februari 2016. Ada 400 orang mewakili suara warga Jakarta. Margin of error jajak pendapat ini kurang dari lima persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. [
cnngrup.com]